About

Kamis, 04 April 2013

SEL ABNORMAL

 Limfosit Plasma Biru


 Alder Reilly


Batang Auer


 Chediak Higashi Cell


Niemanm Pick Cell



Morfologi Granulosit Abnormal
Apabila dijumpai lebih dari 8 sampai 10% netrofil dalam darah berupa batang atau prekursor netrofil bentuk batang di darah tepi merupakan hal yang abnormal. Kelainan morfologi tertentu dapat ditemukan pada granulosit matang baik didapat maupun herediter.
Kelainan Didapat, meliputi :
A. Granulasi Toksik, adanya granula sitoplasma terwarnai lebih mencolok dan lebih kasar pada sitoplasma netrofil pasien yang sakit atau terinfeksi berat. Granula ini berisi enzim yang diaktifkan secara abnormal dan bukan badan inklusi atau zat yang difagosit. Sitoplasmanya sering bervakuola atau mengambil warna lebih basa daripada normal.
B. Badan Dohle, kadang netrofil mengandung massa biru pucat besar dan bulat di perifer sitoplasma. Massa ini dapat dijumpai pada infeksi berat, luka bakar, keganasan, lisis sel ekstensif, juga kehamilan normal. Massa tersebut merupakan kumpulan retikulum endoplasma kasar yang mencerminkan perubahan metabolik yang sama terjadi pada degranulasi netrofil cepat dan granulasi toksik.
C.Granula Azurofilik, adanya granula azurofilik yang menetap pada sitoplasma limfosit, monosit, dan granulosit matang, dimana seharusnya berkurang seiring terbentuknya granula spesifk pada waktu pertumbuhannya, serta tidak memiliki makna patologis.
D. Hipersegmentasi dan Makropolisit, gangguan metabolisme asam folat atau vitamin B12 menyebabkan sel berproliferasi secara cepat dan memperlihatkan perkembangan abnormal, sel granulisitik cenderung menjadi berlebihan besar terutama metamielosit di sumsum tulang dan netrofil di darah perifer. Netrofil memiliki nukleus dengan tujuh atau delapan lobus, bukan tiga atau lima lobus seperti biasanya, juga sitoplasmanya banyak, namun berfungsi normal.
Kelainan Herediter
A. Anomali Alder Reilly, Netrofil mengandung granula raksasa bewarna gelap terisi polisakarida akibat kelainan metabolisme mukopolisakarida sistemik yang menimbulkan gargolism pada sindrom Hunter, sindrom Hurler, dan mukopolisakaridosis lainnya.
B. Anomali May Hegglin, netrofil mengandung badan biru atau merah muda mirip badan Dohle sebagai penyebab distorsi sitoplasma sel  myeloid dan monositik. Keadaan ini sering disertai trombositopeni dan kelainan morfologi trombosit.
C. Fenomena Pelger Huet, ada dua bentuk anomali morfologi yakni varian didapat dan herediter. Varian herediter, netrofil memiliki inti sel berlobus dua atau satu dengan kromatin kasar namun berfungsi normal. Sedang varian didapat, morfologi serupa dan dijumpai  pada penyakit mieloproliferatif. Netrofil matang ini sering disangka bentuk imatur atau batang.
D. Anomali Chediak Higashi, merupakan gangguan resesif autosomal yang jarang pada fungsi dan struktur lisosom hingga terjadi penimbunan lisososm raksasa berisi hidrolase dan enzim lain. Selain pada netrofil, dapat dijumpai pada sel epitel, sel saraf, dan melanosit.

0 komentar:

Poskan Komentar